Siswa kelas rendah sebelum pulang membersihkan halaman belakang sekolah


Selasa, 10 Desember 2024, setelah menyelesaikan ulangan semester satu bidang studi Bahasa Indonesia, para siswa kelas rendah di SDN 22 Jatibaru, Sekolah Penggerak Kota Bima, tidak hanya pulang begitu saja. Sebelum meninggalkan sekolah, mereka melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat, yaitu bergotong-royong membersihkan halaman belakang sekolah. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan, tetapi juga mengajarkan siswa pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

Ibu Raodah, Kepala SDN 22 Jatibaru, mengungkapkan bahwa kegiatan bersih-bersih ini adalah bagian dari upaya sekolah untuk menanamkan nilai gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan kepada para siswa. “Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan saling bekerja sama, kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman,” ujar Ibu Raodah dengan penuh semangat.

Siswa-siswa kelas rendah yang sudah menyelesaikan ulangan terlihat antusias dan penuh semangat saat mulai membersihkan halaman belakang sekolah. Mereka membawa peralatan kebersihan seperti sapu, ember, dan kantong sampah, kemudian mulai memungut sampah yang berserakan. Ada yang membersihkan daun kering, ada pula yang mengumpulkan sampah plastik dan kertas yang tertinggal. Meskipun usia mereka masih muda, mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab.

Kegiatan ini juga dilaksanakan dengan prinsip saling membantu antar sesama siswa. Sebagian siswa mengajak teman-temannya untuk saling bergantian membersihkan area yang berbeda. “Ini menyenangkan! Kami bisa bermain sambil membantu menjaga kebersihan sekolah,” kata salah seorang siswa dengan ceria. Kegiatan ini menjadi ajang bagi mereka untuk belajar bekerja sama, sekaligus melatih rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Menurut Ibu Raodah, kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan halaman, tetapi juga untuk mengajarkan siswa tentang nilai-nilai disiplin dan kebersihan. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan ini, para siswa belajar bahwa menjaga kebersihan bukanlah pekerjaan yang bisa dilakukan oleh satu orang saja, melainkan tugas bersama yang membutuhkan kerjasama semua pihak.

Lebih lanjut, Ibu Raodah menambahkan bahwa kebersihan adalah bagian dari pendidikan karakter yang diajarkan di SDN 22 Jatibaru. “Kami ingin agar para siswa tidak hanya pandai dalam pelajaran, tetapi juga memiliki karakter yang baik, salah satunya adalah peduli terhadap kebersihan dan lingkungan,” ujarnya. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para siswa dapat membawa kebiasaan baik ini ke dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Setelah selesai membersihkan halaman belakang sekolah, para siswa pun merasa puas melihat hasil kerja keras mereka. Ibu Raodah menyampaikan apresiasi kepada para siswa atas partisipasi mereka yang luar biasa. "Terima kasih kepada semua siswa yang telah bekerja keras hari ini. Semoga kegiatan ini tidak hanya membuat sekolah kita lebih bersih, tetapi juga menanamkan kebiasaan baik dalam diri kalian," tutup Ibu Raodah dengan penuh rasa bangga. Kegiatan ini berakhir dengan senyum ceria dari para siswa yang merasa bangga telah melakukan hal yang bermanfaat untuk lingkungan sekolah mereka.