Rapat pemantapan persiapan ulangan semester ganjil tahun 2024/2025


Pada Sabtu, 7 Desember 2024, SDN 22 Jatibaru, sekolah penggerak yang terletak di Kota Bima, mengadakan kegiatan rutin Komunitas Belajar KASAMAWEKI yang bertujuan untuk memantapkan persiapan ulangan semester ganjil. Kegiatan ini dilaksanakan di setiap akhir pekan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian. KASAMAWEKI, yang merupakan singkatan dari  (belajar bersama), telah menjadi tradisi di SDN 22 Jatibaru yang melibatkan siswa, guru, dan seluruh civitas akademika dalam kegiatan belajar yang lebih intensif.

Kegiatan pada hari itu dipimpin langsung oleh Ibu Raodah, S.Pd.SD., Kepala SDN 22 Jatibaru, yang juga merupakan penggerak utama dalam program KASAMAWEKI. Ibu Raodah mengawali kegiatan dengan memberikan sambutan kepada para siswa dan guru, mengingatkan pentingnya persiapan yang matang sebelum menghadapi ulangan semester ganjil. "Persiapkan diri dengan baik, karena ujian bukan hanya untuk mengukur pengetahuan, tetapi juga untuk melihat sejauh mana kita dapat menerapkan apa yang telah kita pelajari," ujar Ibu Raodah dengan semangat.

Setelah sambutan, Ibu Raodah memimpin para siswa dalam sesi pembahasan materi yang akan diujikan. Seluruh siswa, dari kelas 1 hingga kelas 6, dibagi dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan mata pelajaran yang akan diujikan. Guru-guru mata pelajaran masing-masing juga turut hadir untuk memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai materi yang dianggap sulit atau sering menjadi kendala bagi siswa. Kegiatan ini bertujuan agar siswa memiliki pemahaman yang lebih jelas dan dapat menguasai materi dengan baik sebelum ujian.

Dalam suasana yang kondusif dan penuh semangat, siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan teman-teman sekelas serta dengan guru pengampu. Pembelajaran yang dilakukan dengan metode diskusi kelompok dan tanya jawab ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman siswa serta melatih mereka berpikir kritis dan menemukan solusi atas kesulitan yang mereka hadapi dalam materi pelajaran.

Ibu Raodah juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam belajar, baik di dalam maupun di luar jam pelajaran. "Belajar bukan hanya saat ada ulangan, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari. Kegiatan KASAMAWEKI ini adalah kesempatan untuk lebih memaksimalkan persiapan kita dalam menghadapi ujian, dan kalian harus memanfaatkannya sebaik mungkin," lanjut Ibu Raodah. Dengan dukungan penuh dari kepala sekolah dan para guru, kegiatan ini berjalan dengan penuh semangat dan disiplin.

Selain pemantapan materi, kegiatan KASAMAWEKI juga mencakup latihan soal dan simulasi ulangan. Siswa diberikan soal-soal latihan yang mirip dengan soal yang akan diujikan pada ulangan semester ganjil. Dengan cara ini, siswa dapat terbiasa dengan format soal dan merasa lebih siap secara mental. Latihan soal ini juga memungkinkan mereka untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka dalam materi pelajaran yang sudah dipelajari.

Kegiatan KASAMAWEKI diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa SDN 22 Jatibaru dalam menghadapi ulangan semester ganjil. Tidak hanya menambah pemahaman materi, tetapi juga membentuk kebiasaan belajar yang lebih baik di masa depan. Kegiatan ini mencerminkan komitmen SDN 22 Jatibaru dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kerja sama antara siswa, guru, dan seluruh pihak terkait. Ke depannya, program seperti KASAMAWEKI akan terus dilanjutkan dan disesuaikan dengan kebutuhan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.