Kepala SDN 22 Jatibaru sekolah penggerak kota Bima mengikuti lomba kepala sekolah inovatif tingkat Kota Bima


Pada hari Kamis, 28 November 2024, Kepala SDN 22 Jatibaru, Sekolah Penggerak Kota Bima, mengikuti lomba Kepala Sekolah Inovatif tingkat Kota Bima yang diselenggarakan di SDN 24 Rabangodu. Lomba ini diadakan untuk mencari kepala sekolah yang memiliki ide-ide kreatif dan inovatif dalam mengelola dan memajukan pendidikan di sekolahnya. Acara ini diikuti oleh para kepala sekolah dari berbagai sekolah dasar di Kota Bima.

Dalam lomba tersebut, Kepala SDN 22 Jatibaru, yang juga merupakan bagian dari program Sekolah Penggerak, mempresentasikan berbagai inovasi yang telah diterapkan di sekolahnya. Beberapa di antaranya adalah program pengembangan literasi dan numerasi yang melibatkan seluruh civitas sekolah serta penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran tetapi juga mempererat hubungan antara guru, siswa, dan orang tua.

Proses penilaian lomba melibatkan beberapa aspek, di antaranya kemampuan kepala sekolah dalam mengelola sekolah, implementasi inovasi dalam pembelajaran, serta dampak positif yang ditimbulkan bagi siswa dan lingkungan sekolah. Selain itu, kepala sekolah juga diuji dalam hal kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuannya untuk memotivasi tenaga pendidik serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sekolah.

Kepala SDN 22 Jatibaru menyampaikan bahwa mengikuti lomba ini merupakan kesempatan besar untuk belajar dan berbagi pengalaman dengan kepala sekolah lainnya. "Lomba ini bukan hanya untuk memenangkan penghargaan, tetapi juga sebagai ajang untuk saling menginspirasi dan memperbaiki kualitas pendidikan di Kota Bima," ungkapnya. Ia berharap inovasi yang telah diterapkan di SDN 22 Jatibaru dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Dengan adanya lomba Kepala Sekolah Inovatif ini, diharapkan bisa mendorong para pemimpin pendidikan untuk lebih kreatif dan berani mencoba hal-hal baru yang bermanfaat bagi perkembangan sekolah dan siswa. Para peserta lomba, termasuk Kepala SDN 22 Jatibaru, merasa optimis bahwa upaya mereka dalam menciptakan perubahan positif akan memberikan dampak jangka panjang bagi dunia pendidikan di Kota Bima.