Pembiasaan untuk melatih karakter siswa setelah selesai kegiatan Imtaq lanjut dengan jabat Salam dalam di Pandu okeh Guru PAI Ibu Erman Evina, S.Pd I

Pembiasaan Jabat Tangan Usai IMTAQ untuk Membentuk Karakter Siswa SDN 22 Jatibaru Kota Bima

Jumat, 05 Juni 2026 – SDN 22 Jatibaru Kota Bima melaksanakan kegiatan pembiasaan karakter bagi seluruh siswa setelah selesai mengikuti kegiatan IMTAQ. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah dalam menanamkan nilai-nilai sopan santun, disiplin, dan rasa hormat kepada sesama sejak usia dini.

Setelah kegiatan IMTAQ berakhir, seluruh siswa melanjutkan kegiatan dengan berjabat tangan bersama para guru. Kegiatan pembiasaan ini dipandu oleh Guru Pendidikan Agama Islam, Ibu Erman Evina, S.Pd.I. Para siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias sebagai wujud penghormatan kepada guru dan sesama teman.

Ibu Erman Evina, S.Pd.I menjelaskan bahwa kebiasaan berjabat tangan memiliki banyak manfaat, di antaranya mempererat hubungan antara siswa dan guru, menumbuhkan sikap rendah hati, serta membiasakan siswa untuk berperilaku santun dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan sederhana ini, diharapkan nilai-nilai karakter positif dapat tertanam dalam diri peserta didik.

Pihak sekolah terus berupaya membangun budaya positif melalui berbagai kegiatan pembiasaan yang dilaksanakan secara rutin. Pembiasaan berjabat tangan menjadi salah satu cara efektif untuk menanamkan pendidikan karakter yang sejalan dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur.

Kegiatan pembiasaan jabat tangan di SDN 22 Jatibaru Kota Bima berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa dapat terus menerapkan sikap hormat, sopan santun, dan saling menghargai baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat