Siswa kelas 6 , Atas Nama Muhammad Riski,tidak bisa mengikuti Ujian hari pertama karna sakit
Kota Bima, Senin 04 Mei 2026 – Bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap pendidikan siswa ditunjukkan oleh guru SDN 22 Jatibaru Kota Bima. Salah satu siswa kelas 6 atas nama Muhammad Riski tidak dapat mengikuti ujian di sekolah karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Agar tetap dapat mengikuti ujian, pihak sekolah mengambil langkah dengan mengantar langsung soal ujian ke rumah sakit.
Pak Isfanari, S.Pd selaku guru SDN 22 Jatibaru Kota Bima dengan penuh tanggung jawab mendatangi rumah sakit untuk menyerahkan dan mendampingi pelaksanaan ujian Muhammad Riski. Kegiatan ini dilakukan agar siswa tetap memperoleh haknya dalam mengikuti ujian akhir meskipun sedang sakit. Sikap tersebut mendapat apresiasi dari keluarga siswa karena menunjukkan perhatian besar dari pihak sekolah terhadap peserta didik.
Kepala sekolah dan seluruh guru SDN 22 Jatibaru Kota Bima berharap Muhammad Riski segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali belajar bersama teman-temannya. Semangat dan kepedulian yang ditunjukkan para guru menjadi contoh nyata bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui perhatian dan dukungan kepada siswa dalam berbagai keadaan.