Guru PJOK kelas 3 melakukan olahraga di lapangan sekolah dengan materi bermain bola kecil

Berita Kegiatan Pembelajaran SDN 22 Jatibaru Kota Bima

Jumat, 30 Januari 2026

Pada Jumat, 30 Januari 2026, kegiatan pembelajaran PJOK di SDN 22 Jatibaru Kota Bima berlangsung dengan penuh antusias, khususnya di kelas 3. Guru PJOK, Bapak Hermanto, S.Pd, mengajarkan materi permainan bola kecil kepada para siswa. Pembelajaran ini merupakan bagian dari kurikulum yang bertujuan melatih koordinasi motorik, kerja sama, serta keterampilan dasar dalam permainan olahraga.

Sejak pagi, siswa kelas 3 sudah terlihat bersemangat mengikuti instruksi yang diberikan oleh Bapak Hermanto. Di halaman sekolah, guru memberikan penjelasan mengenai teknik dasar permainan bola kecil, seperti cara memegang alat, mengayun, melempar, serta menangkap bola dengan benar. Penjelasan disampaikan dengan metode yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga siswa dapat mengikuti langkah demi langkah dengan baik.

Setelah penyampaian teori dan contoh gerakan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung. Para siswa mencoba mempraktikkan teknik dasar yang telah dijelaskan, baik secara individu maupun berkelompok. Suasana pembelajaran penuh keceriaan ketika siswa saling berlatih dan bekerja sama menyelesaikan tugas gerak yang diberikan. Bapak Hermanto juga memberikan bimbingan secara langsung kepada siswa yang membutuhkan bantuan tambahan.

Menurut Bapak Hermanto, pembelajaran bola kecil tidak hanya sekadar meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga melatih fokus, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Ia menekankan bahwa keterampilan ini sangat penting untuk perkembangan karakter dan kebiasaan hidup sehat pada anak-anak. Selain itu, kegiatan PJOK juga membantu siswa untuk lebih aktif dan percaya diri dalam mengikuti aktivitas olahraga.

Kegiatan PJOK pada hari itu berjalan dengan lancar dan penuh manfaat. Siswa kelas 3 terlihat menikmati setiap sesi pembelajaran dan menunjukkan perkembangan keterampilan gerak dasar mereka. SDN 22 Jatibaru Kota Bima berharap kegiatan seperti ini dapat terus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mendidik, serta memperkuat budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik di lingkungan sekolah.