Sholat dhuha berjamaah di halaman sekolah

Berita Kegiatan SDN 22 Jatibaru Kota Bima
Jumat, 30 Januari 2026
Pada Jumat, 30 Januari 2026, SDN 22 Jatibaru Kota Bima kembali melaksanakan rutinitas ibadah pagi berupa sholat dhuha berjamaah di halaman sekolah. Kegiatan ini merupakan program pembiasaan religius yang telah berjalan secara konsisten setiap pekan sebagai upaya meningkatkan karakter spiritual peserta didik sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Suasana pagi yang sejuk menambah kekhusyukan para siswa dalam melaksanakan ibadah sunnah tersebut.
Sejak pukul 07.00 WITA, siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 telah berkumpul rapi di halaman sekolah. Di bawah bimbingan guru Pendidikan Agama Islam dan guru piket, para siswa mengikuti rangkaian sholat dhuha dengan tertib dan penuh kesungguhan. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan kedisiplinan dalam beribadah, tetapi juga menanamkan nilai keikhlasan dan rasa syukur di kalangan peserta didik.
Guru PAI SDN 22 Jatibaru menegaskan bahwa pelaksanaan sholat dhuha berjamaah bertujuan membentuk karakter religius serta membiasakan siswa untuk memulai hari dengan ibadah. Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan baik yang melekat dalam diri siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Keterlibatan siswa yang semakin aktif dari pekan ke pekan menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program ini.
Selain memperkuat nilai spiritual, kegiatan sholat dhuha juga menjadi momentum untuk menciptakan suasana belajar yang lebih positif. Setelah melaksanakan ibadah, siswa terlihat lebih tenang, fokus, dan siap mengikuti kegiatan pembelajaran. Dengan kondisi mental yang lebih stabil, proses KBM dapat berlangsung lebih optimal dan kondusif.
Kegiatan sholat dhuha berjamaah pada Jumat pagi ini kembali menjadi bukti komitmen SDN 22 Jatibaru Kota Bima dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak baik, dan memiliki kecerdasan spiritual. Sekolah berharap pembiasaan ini terus berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh warga sekolah serta orang tua, sehingga pendidikan karakter dapat tumbuh secara berkelanjutan.