Pembiasaan pagi dengan memungut sampah sebagai karakter siswa yang baik

**Berita: Siswa SDN 22 Jatibaru Kota Bima Mulai Pembiasaan Karakter dengan Memungut Sampah**

Kamis, 6 Maret 2025, menjadi hari yang penuh makna bagi siswa SDN 22 Jatibaru Kota Bima. Pada hari pertama masuk sekolah setelah liburan, para siswa langsung melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk lingkungan dan karakter mereka. Di halaman sekolah, mereka bersama-sama memungut sampah sebagai bagian dari pembiasaan karakter yang sudah dirancang oleh pihak sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa peduli terhadap kebersihan lingkungan sejak dini.

Kegiatan memungut sampah tersebut diawali dengan arahan dari guru dan petugas kebersihan sekolah. Mereka menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di luar sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan siswa tentang tanggung jawab pribadi terhadap kebersihan, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain dan alam sekitar.

Tidak hanya sebatas memungut sampah, para siswa juga diajak untuk mengenali jenis sampah yang dapat didaur ulang dan yang tidak. Hal ini bertujuan agar siswa semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik, serta bagaimana cara mengurangi sampah yang berpotensi merusak lingkungan. Pembelajaran ini juga melibatkan guru-guru yang memberikan pengetahuan mengenai cara-cara sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk menjaga kebersihan.

Kegiatan ini disambut dengan antusiasme oleh seluruh siswa. Meskipun sebagian besar mereka masih duduk di bangku sekolah dasar, namun semangat untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan sangat terasa. Setiap siswa dengan penuh perhatian memungut sampah yang ada di sekitar mereka, dengan senyum ceria dan semangat berbagi bersama teman-teman mereka.

Pihak sekolah berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi rutinitas yang dilakukan sesekali, tetapi menjadi kebiasaan yang terus menerus ditanamkan pada siswa. Melalui kegiatan ini, SDN 22 Jatibaru Kota Bima ingin membentuk generasi yang tidak hanya peduli terhadap kebersihan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Semoga kebiasaan ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya.