Berjabat tangan sekaligus meminta maaf dan saling memaafkan sebelum puasa Ramadhan 1446 H

**Kegiatan Berjabat Tangan Menjelang Bulan Ramadhan di SDN 22 Jatibaru**
Senin, 25 Februari 2025, seluruh guru dan siswa SDN 22 Jatibaru, sekolah penggerak Kota Bima, melaksanakan kegiatan yang penuh makna sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan Ramadhan. Kegiatan tersebut adalah berjabat tangan antara guru dan siswa, dengan tujuan untuk saling memohon maaf sebelum memasuki bulan suci yang penuh berkah. Kegiatan ini menjadi tradisi yang dilakukan setiap tahun di sekolah ini, sebagai wujud kebersamaan, saling memaafkan, dan menjalin hubungan yang lebih erat antara guru dan siswa.
Kegiatan dimulai dengan suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan. Para siswa, dengan mengenakan seragam sekolah, satu per satu mendekati guru mereka untuk melakukan jabat tangan. Selama berjabat tangan, siswa dan guru saling mengucapkan kata-kata maaf dan doa agar dapat menjalani bulan Ramadhan dengan penuh kesucian dan kebersamaan. Aktivitas ini menjadi momen yang sangat berarti, mengingat pentingnya menjalin hubungan yang harmonis antara guru dan siswa dalam menjalani ibadah Ramadhan.
Ibu Raodah, S.Pd.SD, selaku kepala sekolah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki nilai yang sangat penting, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan. "Berjabat tangan ini merupakan simbol dari saling memaafkan, sehingga kita dapat menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kedamaian," ungkap Ibu Raodah dalam sambutannya. Beliau juga menekankan bahwa dengan saling memaafkan, kita dapat memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan di lingkungan sekolah.
Para siswa juga terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka saling mengucapkan kata-kata yang tulus dan penuh harapan agar Ramadhan kali ini dapat menjadi momen untuk meningkatkan ibadah dan kebersihan hati. "Saya merasa senang bisa saling memaafkan dengan guru dan teman-teman. Semoga Ramadhan tahun ini membawa banyak berkah untuk kita semua," ujar salah satu siswa kelas 6, dengan penuh semangat.
Kegiatan berjabat tangan ini tidak hanya bertujuan untuk saling memaafkan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, rendah hati, dan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan pengingat bagi siswa dan guru untuk memperbaiki diri dan menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang lapang. Kegiatan seperti ini menciptakan atmosfer yang positif di sekolah, yang sangat mendukung suasana pembelajaran yang kondusif.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara siswa dan guru. Dengan saling berjabat tangan, tercipta kedekatan emosional yang memperkuat rasa saling menghargai antara keduanya. Para siswa pun merasa lebih dekat dan dihargai oleh guru-guru mereka, yang selama ini telah mendidik mereka dengan penuh kasih sayang. Ini adalah salah satu cara agar para siswa merasa nyaman dan memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap pendidik mereka.
Dengan berakhirnya kegiatan berjabat tangan ini, seluruh warga SDN 22 Jatibaru, baik guru maupun siswa, berharap agar mereka dapat memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih, penuh semangat untuk meningkatkan ibadah, dan lebih menjaga hubungan baik satu sama lain. Semoga dengan saling memaafkan dan menjaga kebersamaan, bulan suci Ramadhan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, serta keberkahan bagi seluruh keluarga besar SDN 22 Jatibaru.