Kepala SDN 22 Jatibaru sekolah penggerak kota Bima memberikan keteladanan dengan datang ke sekolah lebih awal.

Kepala Sekolah SDN 22 Jatibaru Tunjukkan Teladan dengan Datang Lebih Awal

Pada Senin, 13 Januari 2025, Ibu Raodah, S.Pd. SD, Kepala SDN 22 Jatibaru yang merupakan sekolah penggerak di Kota Bima, memberikan contoh teladan bagi seluruh guru dan staf dengan hadir lebih awal di sekolah. Ibu Raodah tiba di sekolah pada pukul 06.30 pagi, sebuah langkah yang menggambarkan kedisiplinan dan komitmennya dalam memimpin sekolah dengan baik.

Kehadiran Ibu Raodah yang lebih awal tidak hanya sebagai bentuk kedisiplinan pribadi, tetapi juga untuk memastikan semua persiapan sekolah berjalan lancar sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Beliau memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan pengecekan fasilitas sekolah, memantau kebersihan lingkungan, serta memberikan arahan kepada para guru agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan optimal.

Sebagai kepala sekolah, Ibu Raodah selalu menekankan pentingnya kedisiplinan kepada seluruh civitas akademika, baik guru maupun siswa. Dengan memberikan contoh yang baik, diharapkan dapat membangun budaya disiplin di kalangan siswa, yang merupakan salah satu nilai penting dalam pendidikan karakter. Beliau percaya bahwa disiplin adalah dasar bagi tercapainya prestasi dan keberhasilan dalam segala bidang.

Selain itu, kehadiran Ibu Raodah yang lebih awal juga memberikan motivasi kepada guru dan staf lainnya untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Dengan semangat yang tinggi, seluruh tenaga pendidik di SDN 22 Jatibaru semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi siswa, terutama dalam mempersiapkan pembelajaran yang berkualitas.

Kepala sekolah SDN 22 Jatibaru, Ibu Raodah, terus berkomitmen untuk menjadikan sekolah ini sebagai tempat yang penuh semangat belajar, berbagi, dan berkembang. Dengan memberikan contoh teladan, beliau berharap dapat menginspirasi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam mendukung tujuan pendidikan nasional.