Kunjungan pegawai Dikpora kota Bima untuk mengecek kehadiran guru dan siswa di hari pertama masuk sekolah

Kunjungan Tamu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima ke SDN 22 Jatibaru
Bima, 6 Januari 2025 – Pada hari pertama masuk sekolah di semester genap tahun ajaran 2025, SDN 22 Jatibaru, yang merupakan sekolah penggerak di Kota Bima, mendapat kunjungan dari tamu istimewa. Pak Irfan, S.Pd dan Ibu Yayuk, S.Pd, yang merupakan perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima, hadir di sekolah untuk memantau dan mengontrol kehadiran guru dan siswa pada awal semester ini.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima untuk memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah berjalan dengan lancar, terutama pada hari pertama setelah liburan panjang. Kedua tamu tersebut diterima langsung oleh Kepala SDN 22 Jatibaru, Ibu Raodah, S.Pd.SD, bersama dengan seluruh dewan guru. Ibu Raodah menyambut kedatangan tamu tersebut dengan hangat dan mempersilakan mereka untuk melakukan pemantauan.
Dalam kunjungannya, Pak Irfan dan Ibu Yayuk mengunjungi beberapa ruang kelas untuk memeriksa kehadiran siswa dan guru. Mereka tampak berdialog dengan beberapa guru mengenai persiapan materi ajar dan rencana pembelajaran di semester genap ini. "Kehadiran guru dan siswa pada hari pertama sangat penting untuk memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan dengan baik dan tidak ada kendala berarti," ujar Pak Irfan dalam penjelasannya.
Pak Irfan juga mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh para siswa yang hadir tepat waktu dan siap mengikuti pembelajaran. Ia menyampaikan, "Kehadiran siswa yang penuh semangat di hari pertama adalah tanda bahwa mereka siap untuk menghadapi tantangan baru dalam belajar di semester genap." Di sisi lain, Ibu Yayuk turut memberikan semangat kepada guru-guru yang telah mempersiapkan diri dengan baik dalam menyambut siswa.
Selain memantau kehadiran, Pak Irfan dan Ibu Yayuk juga meninjau beberapa fasilitas sekolah yang baru selesai direnovasi, seperti pemasangan paving blok di halaman sekolah. Mereka menilai bahwa renovasi tersebut memberikan dampak positif bagi kenyamanan lingkungan belajar siswa. "Sekolah yang bersih dan tertata dengan baik akan menciptakan suasana yang nyaman bagi siswa untuk belajar," kata Ibu Yayuk.
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Ibu Raodah untuk menyampaikan laporan singkat mengenai perkembangan sekolah, terutama dalam hal penerapan program Sekolah Penggerak yang sedang dijalankan. "Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai program inovatif, dan kami berharap dapat terus mendapatkan dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima," ujarnya.
Kunjungan Pak Irfan dan Ibu Yayuk di SDN 22 Jatibaru diakhiri dengan diskusi ringan mengenai program-program yang akan dijalankan pada semester genap. Kedua tamu tersebut memberikan beberapa masukan yang konstruktif untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut. Semoga dengan adanya kunjungan ini, SDN 22 Jatibaru dapat terus berkembang dan memberikan pendidikan yang berkualitas bagi para siswa di Kota Bima.